Menjelaskan tentang suatu Fakta, Konsep, Prinsip, Prosedural dan Pemodelan dalam Matematika.

Bukti Keilmiahan Al-Qur'an

Bukti Keilmiahan Al-Qur'an

Bismillah. Al-Qur'an adalah buku pedoman umat manusia hingga akhir zaman. Bagi buku apa saja yang mengaku sebagai kitab yang turun dari sisi Tuhan harus teruji oleh zaman. Zaman sekarang adalah zaman ilmu pengetahuan jika kita mengambil sebarang FAKTA sains modern kemudian dipertentangkan atau disesuaikan, maka tidak ada satu pun ayat dalam Al-Qur'an yang bertentangan atau tidak sesuai.

Dalam buku-buku yang ditulis manusia berupa karya ilmiah atau apa pun, kita akan dapati dalam kata pengantarnya menyatakan bahwa "buku ini masih banyak kekurangan atau jika terdapat kekurangan akan diperbaiki kedepannya". Akan tetapi, dalam permulaan ayat Al-Qur'an setelah surat pembukaan (Al-Fatiha) Q.S. Albaqarah: 2 dengan TEGAS mengatakan:

"Dzalikal kitaabu Laa roiba fiihi hudalilmuttaqiin" (Inilah kitab/buku "Al-Qur'an" yang tidak ada KERAGUAN di dalamnya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa"

Ia (Al-Qur'an) dengan bangga mengatakan tidak ada keraguan. Semuanya benar! Di ayat lain ia mengatakan jikalau al-Qur'an ini bukan datang dari sisi Tuhan maka kita akan mendapati banyak pertentangan di dalammnya. Al-Qur'an juga telah menantang manusia dan jin jika sanggup membuat satu surat saja yang semisal dengan Al-Qur'an dan dengan TEGAS pula mengatakan kalian tidak akan bisa.

Dan Alhamdulillah kita belum mendapati buku mana pun di dunia yang semisal dengan Al-Qur'an atau berisi pertentangan-pertentangan ayat dalam Al-Qur'an. Sudah banyak yang mencoba melakukannya bahkan oleh orang yang pandai bahasa Arab dan ternyata tidak bisa. (Bisa dibaca didalam buku Ahmad Deedat)

Sekarang mari kita melihat beberapa ayat yg berbicara sains dalam Al-Qur'an:

1) Oksigen (Q.S. Al-An'am: 125)
kerapatan udara berkurang secara vertikal hingga mencapai tekanan terendah di lapisan yg paling tinggi dari atmosfer, ketika manusia mendaki menuju ketinggian, sistem pernapasan akan semakin sulit sebanding dgn kerapatan oksigen menurun 50 % pada ketungguan 5.000 m dan hnya sekitar 30 % pada ketinggian 9000 m diatas permukaan laut. Sebelum diketahui bahwa di luar angkasa tidak ada oksigen, belum ada yg perna melakukn perjalanan ke langit, 14 abad yg lalu Al-Qu'an menyatakan:
"... Dan barang siapa dikehendaki-Nya menjadi sesat, Dia jadikan dadanya sempit dan sesak, seakan-akan dia (sedang) mendaki ke langit..."

2) Matahari berjalan ditempat edarnya (Q.S. 36 :38) dan ini adalah fakta yg telah dikethui.

3) Lebah dan kahiatnya (Q.S. 16:68 - 69)
Ad orang arab yg mengkritisi bahwa yg mencari makan seharusnya adalah lebah jantan jadi kata kerja yg cocok adalah kata kerja laki-laki bukan betina. Alhamdulillah terbukti bahwa yg mencari makan adalah lebah betina. Perhatikan nomor suratnya yaitu 16 adalah jumlah kromosom lebah betina sdgkn lebah jantan 32. Sekrg ini dikembgkn berbagai pengobatan dgn lebah.

4) awal alam semesta: Bigbang (Q.S. 21:30)

5) Besi tidak berasal dari Bumi (Q.S Al-Hadid [57] : 25

Telah diketahui bahwa besi tidak berasal dari bumi melainkan dari bintang yang meledak kemudian jatuh ke bumi. Allah tegaskan dalam Q.S 57: 25 "... Dan Kami menurunkan besi yang mempunyai kekuatan yang hebat...". Subhanallah, kata anzalna yg artinya menurunkan juga dipakai dalam ayat Q.S Qadr ketika Allah menggatakan innaa anzalna=sesunggunya kami menurunkan. (yg diturunkan adalah para malaikat) atau kata pada ayat lain ketika Allah mengatakan menurunkan Al-Qur'an yg digunakan Anzalna jdi jelas BESI tidak berasal dri bumi melainkan diturunkan dan ini adalah fakta.

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan santun, Trimakasih!

Proteksi Artikel

Advertisement

Copyright © Matematika Ku Bisa. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design